Trans Jaya Indonesia

5 Tempat Bersejarah di Semarang Yang Wajib Kalian Kunjungi

tji,selasa21Nov2023,https://transjayaindonesia.com/?p=448&preview=true

5 Tempat Bersejarah di Semarang Yang Wajib Kalian Kunjungi

 

Berkunjung ke tempat bersejarah memilki daya tarik tersendiri yakni para pengunjung akan menambah wawasan, serta menilik kisah mengenai peristiwa-peristiwa yang terjadi di masa lampau dengan melihat visualisasi dari tempat-tempat tersebut. Berikut beberapa tempat bersejarah yang direkomendasikan Trans Jaya Indonesia yang berada di Semarang.

 

LAWANG SEWU

Lawang Sewu merupakan bangunan bersejarah yang pada mulanya milik PT Kereta Api Indonesia dan digunakan sebagai Kantor Pusat perusahaan kereta api swasta Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NISM). Gedung Lawang Sewu ini dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 18.232 m2. Bangunan utama dimulai pada 27 Februari 1904 dan selesai pada Juli 1907. Sedangkan bangunan tambahan dibangun sekitar tahun 1916 dan selesai tahun 1918. Bangunan yang dirancang oleh Prof. Jakob F. Klinkhamer dan B.J. Ouendag, arsitek dari Amsterdam ini memiliki ciri yang dominan yakni berupa elemen lengkung dan sederhana. Bangunan ini di desain menyerupai huruf L serta memiliki jumlah jendela dan pintu yang banyak sebagai sistem sirkulasi udara. Karena jumlah pintunya yang banyak maka masyarakat menamainya dengan Lawang Sewu yang berarti seribu pintu.

Bangunan yang berada di Jl  Pemuda No.160, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 50132 Saat ini dimanfaatkan sebagai museum yang menyajikan beragam koleksi dari masa ke masa perkeretaapian di Indonesia. Koleksi yang dipamerkan antara lain: koleksi Alkmaar, mesin Edmonson, Mesin Hitung, Mesin Tik, Replika Lokomotif Uap, Surat Berharga dan lain-lain. Lawang Sewu menyajikan proses pemugaran gedung Lawang Sewu yang terdiri dari foto, video, dan material restorasi. Mendekati pintu keluar, terdapat perpustakaan berisikan buku-buku tentang kereta api. Selain menjadi tempat wisata sejarah, Gedung Lawang Sewu juga dapat disewa untuk kegiatan Pameran, Ruang Pertemuan, Pemotretan, Shooting, Pesta Pernikahan, Festival, Bazar, Pentas Seni, Workshop, dll. Di lawang sewu juga difasilitasi dengan toilet, mushola, ruang laktasi, perpustakaan, smoking area, ruang P3K dan Pojok kuliner.

 

SAM POO KONG

Kelenteng sam poo kong yang beada di Jl. Simongan No.129, Bongsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah ini tidak hanya dijadikan sebagai tempat ibadah, akan tetapi tempat ini juga dijadikan sebagai destinasi wisata yang unik, kelenteng yang dibuat dengan arsitektur yang didominasi warna merah ini dibuat untuk menghormati laksamana penjelajah yang sangat terkenal dari Cina yakni bernama Laksamana Cheng Ho dimana masyarakat ingin mengenang jasa cheng ho yang telah berjuang untuk kemakmuran warga yang berada di sekitar kelenteng ini.  Ditempat ini pengunjung bisa mendatangi lokasi yang dipercaya sebagai tempat pemujaan Dewa Bumi dan Sam Poo Kong, selain itu mereka juga bisa mendatangi makam kyai juru mudi atau wang jing hong yang merupakan juru mudi laksamana cheng ho.

Ditempat ini kiga wisatawan akan menemukan banyak tempat yang bisa dijadikan sebagi spot foto yang estetik dan juga dapat menyewa pakaian khas cina ditempat ini. Untuk jam oprasionalnya yakni dari jam 09.00 hingga 20.00 dengan tarif  untuk orang dewasa sebesar Rp 10.000 pada saat weekday dan Rp 15.000 pada saat weekend. Sedangkan anak-anak dikenakan tarif Rp 5.000 pada saat weekday dan Rp 10.000 pada saat weekend.

 

GEREJA BLENDUK

Gereja blendung merupakan gereja tertua di Jawa Tengah, pada tahun 1705 gereja ini dijadikan sebagai pusat pemerintahan kolonial belanda yang berada di Semarang, kolonial tersebut dikenal dengan nama belanda kecil atau littel netherland yang pada saat itu semarang menjadi pelabuan penting bagi pemerintahan kolonial. Moedjiono menyatakan bahwa jika dilihat dari udara maka denah gereja ini akan membentuk pola seperti salib yunani dengan ruang kebaktian sebagai titik sentral dan transep ia juga menyatakan jika bangunan di Gereja ini juga disebut terispirasi dari Gereja St Paul yang berada di London. Gereja yang berlokasi do Jl. Letjen Suprapto No.32, Tj.Mas, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah 

Karena keunikan serta nilai sejarah yang terdapat di dalam gereja, gereja ini oleh pemerintah kota semarang dijadikan sebagai objek wisata penting dari ibu kota jawa tengah dan telah mengundang banyak wisatawan baik itu dari turis domestik ataupu dari mancanegara hal ini juga dibuktikan dengan banyaknya jemaat yang memadati gereja yang dapat menampung 400 orang ini pada saat menjelang perayaan natal. Tidak hanya itu gereja ini pada tahun 2012 pernah mendapatkan penghargaan sebagai bangunan rumah ibadah bersejarah yang terawat dengan baik oleh IAI atau ikatan arsitek indonesia jawa tengah.

 

MARCUSUAR WILLEM III

Marcusuar Williem III merupakan menara yang dibangun pada tahun 1879 oleh pemerintah kolonial Belanda yang saat ini masih berdiri kokoh dan menjadi ikon pariwisata dan cagar budaya di kota semarang. Bangunan yang berdiri di Jl. Yos Sudarso, Bandarharjo, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah ini menjadi saksi bisu sejarah perdagangan kota semarang, yakni dimana pada jaman dahulu pemerintah belanda ingin menjadaikan semaranag sebagai pelabuhan ekspor hasil bumi dan sebagai sarana berdagang, dan karena semakin banyak kapal yang datang kemudian pemerintah menambah fasilitas pelabuhan yang kemudian dibangunlah menara marcusuar III.

Menara yang dibuat pada tahun 1879 hingga tahun 1884 ini terbuat dari baja dan dilapisi cat berwarna putih, menara yang memiliki ketinggian 32 meter ini menjadi tempat bersandar kapal-kapal yang beroperasi dari sejak zaman dahulu hingga sekarang. Dan pada saat ini menara William III memiliki tenaga lampu sebesar 100o watt untuk jarak sinar lampu sejauh hingga 20 mil.

 

PASAR JOHAR

Pasar johar merupakan pasar tradisonal yang memiliki sejarah panjang di Semarang tepatnya berada di Jl. K.H. Agus Salim, Kauman, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah. Pasar ini telah berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Kota Semarang, bahkan pernah menjadi pasar terbesar se- Asia tenggara.

Pasar johar ini berdiri sekitar tahu 1860 dimana pada saat itu berada di sebelah timur alun-alun kota semarang, selian itu pada zaman tersebut pasar itu berdekatan dengan penjara sehingga menjadi transit bagi oranag-orang yang akan berkunjung di penjara. Namun seiring berjalannya waktu tepatnya pada tahun 1931 gedung penjara yang berada di dekat [pasar johan dialih fungsikan dalam rangka pendirian pasar sentral untuk menyatukan lima fungsi pasar yang sudah ada yakni pasar johar, pasar benteng, pasar jumatan serta pasar pekojan. Pasar yang dirancang oleh Ir. Thomas Karsten hingga saat ini masih beroperasi dan memiliki 126 kios, 542 los kering, dan 36 los basah yang bisa menampung sebanyak 704 pedagang sehingga pasar ini banyak dikunjungi para wisatawan karena tentuunya memiliki banyak produk yang di pasarkan ditempat ini.

Itulah beberapa tempat bersejarah yang direkomendasikan oleh Trans Jaya Indonesia yang bisa kalian kunjungi jika berpergian kesemarang

Tempat bersejarah mana lagi yang pingin kalian ketahui dan kunjungi? share and komen dong, barangkali bisa jadi inspirasi kita untuk membahasnya.

Kalian bisa kunjungi semua lokasi bersejarah di atas dengan menggunakan jasa transportasi dari kami, dimanapun kalian berada, bisa langsung japri ke admin kami untuk info perjalanan dan biaya, admin kami dengan ramah akan menjawab semua pertanyaan dari kalian.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *