https://transjayaindonesia.com/6-hal-yang-dapat-dilakukan-di-solo/
Dikenal dengan pesatnya industri batik, Surakarta juga memiliki beragam tempat wisata yang menyatu dengan seni dan budayanya. Surakarta atau sering disebut Solo merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang dikenal sebagai kota budaya. Selain tradisi, Solo juga mempunyai potensi wisata yang cukup besar. Tujuan wisata utama di Solo adalah tempat-tempat bersejarah hingga budaya. Berikut 6 hal yang dapat dilakukan di Solo untuk liburan singkat yang mungkin tidak Anda temukan di kota lain di Indonesia.
Keraton Solo
Keraton yang ditempati pada tahun 1745 ini terletak di tengah kota Solo. Keraton Solo dibangun oleh Pangeran Mangkubumi yang kemudian mendirikan Kesultanan Yogyakarta. Untuk memasuki istana, Anda harus mengenakan sepatu dan pakaian sederhana. Keraton Solo berdiri satu kawasan dengan Alun-alun Solo, Pasar Klewer dan Masjid Agung Surakarta. Di dalam keraton pengunjung dapat melihat benda-benda perlengkapan sehari-hari yang pernah digunakan oleh kerabat kerajaan atau keluarga keraton. Bangunan ini juga menyimpan senjata kuno, alat musik hingga kereta emas yang pernah digunakan keluarga kerajaan.
Pasar Antik Triwindu
Pasar Antik Triwindu yang terletak di pusat kota merupakan surganya para pecinta barang antik. Di tempat ini Anda bisa berbelanja berbagai permainan dan barang-barang kuno untuk dekorasi rumah. Mulai dari kebaya nenek tua, lampu cantik hingga cetakan kue semuanya bisa Anda temukan di sini. Namun tidak semua barang yang ada di tempat ini dianggap antik. Banyak hiasan tembaga atau besi yang merupakan barang replika. Pasar ini juga menjadi tempat yang menarik bagi para fotografer karena memiliki berbagai barang berwarna-warni yang ditata dengan menarik.
Mengunjungi Candi Cetho dan Sukuh
Kedua candi ini terletak di luar Kota Solo. Letaknya berada di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Keduanya memiliki udara yang sejuk. Anda bisa menikmati pemandangan desa dan perbukitan khas Jawa di sekitar candi. Candi Sukuh yang dibangun pada akhir abad ke-15 sebagian besar sudah berupa reruntuhan. Sekitar 15 menit berkendara dari Candi Sukuh, Anda juga bisa mengunjungi Candi Cetho. Kompleks ini memiliki gerbang yang indah dan candi induk berbentuk piramida.
Mengunjungi Kampung Batik Laweyan
Jika ingin mencari batik tulis atau ingin melihat pembuatan batik , datanglah ke Kampung Laweyan. Di tempat ini Anda akan menjumpai deretan toko yang sebagian besar dikelola oleh keluarga pedagang batik turun temurun. Laweyan dulunya adalah rumah bagi banyak pedagang batik kaya. Tak heran di setiap sudut kota Anda akan menemukan bangunan-bangunan tua yang indah. Di Kampung Batik Laweyan juga terdapat pabrik batik cap. Di tempat ini Anda bisa melihat hamparan kain batik berwarna seperti pelangi yang dijemur.
Naik Kereta Uap Jaladara
Di Indonesia, sepertinya hanya Kota Solo yang memiliki kereta api dengan lintasan di tengah kota. Kereta wisata yang beroperasi sejak September 2009 ini menggunakan lokomotif seri C1218 yang dirakit dengan dua gerbong penumpang. Lokomotif ini buatan Jerman pada tahun 1896 dan pernah disimpan di Museum Palagan Ambarawa. Kereta Uap Jaladara memiliki rute dari Stasiun Puwosari hingga Stasiun Kota Sangkrah yang berjarak sekitar 5,6 kilometer. Jalur ini melewati jalan utama Kota Solo. Sepanjang perjalanan, penumpang disuguhi berbagai bangunan bersejarah di Kota Solo.
Melihat Pertunjukan Teater Sriwedari
Pertunjukan wayang kulit bisa Anda temukan di banyak tempat di Pulau Jawa. Namun jika Anda ingin menikmati wayang golek yang ditampilkan dengan baik, mungkin Anda hanya bisa menemukannya di Solo saja. Setiap hari Senin sampai Jumat Gedung Teater Sriwedari menampilkan pertunjukan teater wayang kulit yang ceritanya diadaptasi dari Ramayana atau Mahabarata.
itulah beberapa hal yang bisa kalian lakukan jika berkunjung di Kota Solo, dimulai dari mengunjungi kraton surakarta yang menjadi ikon dari kota ini hingga mengunjungi pasar yang menawarkan berbagai barang antik dan juga kalian bisa melihat pertujukan seni dari teater sriwedari.
